Brain, Beauty, and Belief

Seperti apa sih kriteria muslimah yang baik? Muslmah tapi jorok? Muslimah tapi judes? Muslimah tapi nyebelin? RUpanya untuk menjadi muslimah sejati bukan hanya hijab yang perlu diperhatikan. Akal dan akhlak juga harus dimiliki para muslimah. Itu semua dirangkum dalam ragline: brain, beauty, and belief. Kenapa sih harus punya 3 hal itu?

Brain: Akal? Harus dong!

Berhijab itu kewajiban, tapi menuntut ilmu juga merupakan kewajiban. Muslimah harus pintar dan menuntut ilmu sesuai passionnya. Not everyone's passion is fashion, but if you follow your passion, success will follow you karena semua yang dikerjakan dengan niat baik dan cinta terhadap Allah, insya Allah akan sukses. Istilah "perempuan cukup di dapur" sehingga tak perlu menuntut ilmu itu salah besar. Kelak seorang perempuan akan mendidik generasi penerusnya, bukan? Jadi perempuan harus cerdas.

"...niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat..." (QS. Al Mujaadilah [58]: 11)

Beauty: Cantik? Perlu kok!

Kusut, kotor, tidak matching? It's so yesterday! Aku lebih senang menyebut fashion seebagai "beuaty of dressing up". yaitu keindahan berbusana. Dan beauty in make-up melengkapinya. Berpakaian bagus, rapi, dan indah juga salah satu bentuk penghargaan terhadap diri sendiri dan rasa syukur atas nikmat Allah. Sementara itu, memakai kosmetik halal agar terlihat segar dan tidak ppucat, why not? Walaupun isi lebih penting, bukan berarti packaging dilupakan. Memberikan image muslimah yang rapi, anggun, dan memedulikan penampilan insya Allah dapat menginspirasi muslimah lainnya.

Belief: Akhlak? Ini yang paling penting!

Sepintar apa pun dan secantik apap pun penampilan kita, semua percuma tanpa iman dan akhlak yang baik. menjalankan rukun Islam dan rukun iman dengan penuh istiqomah, ramah, bertutur kata baik dan sopan, senantiasa tersenyum, tidak suka menyindir, dan tidak merasa lebih baik dari siapa pun, itu baru muslimah yang oke! Semoga kita bisa mengubah diri menjadi lebih baik. "Be yourself" saja tidak cukup, yang tepat adalah "Be the best of youself"! Jika menjadi diri sendiri namun memiliki kepribadian tidak baik, pakah kepribadian itu harus dipertahankan? Sebaliknya, walaupun orang bilang kita bertopeng, jika itu kita lakukan dalam usaha menjadi muslimah yang lebih baik, mengapa tidak? Intinya adalah jadilah apa pun, tapi apa pun yang baik!


Muslimah

Ketika masih seorang anak, dialah pembuka pintu surga ayahnya.
Ketika menjadi seorang istri, dialah yang menyempurnakan separuh agama suaminya.
Ketika menjadi seorang ibu, surga ditelapak kakinya. Masya Allah!


Mari menjadi muslimah yang cerdik, cantik, dan baik! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar