bagaimana kabarmu? menyenangkan sekali saat melihat mu di bawah
temaram senja tanpa sedikitpun mendung. suara adzan menyapu keheningan yang
beriringan dengan riuh kendaraan yang masih lalu lalang. aku masih duduk
sendiri salah satu sudut kota mu.
begitulah aku menikmatimu. hanya aku dan kamu. aku pun masih
ingat rute favoritku jika aku merasa kesepian. jalan solo, malioboro, pojok
benteng, bahkan aku tak tau kenapa selalu terbawa kesana. ya, dan itulah yang
sering aku lakukan. sesibuk apapun kamu, selalu bisa memberi kenyamanan kepada
semua orang disini. di jogja.
kamu tau gak, aku sering mengamatimu dari jauh, mengagumimu,
bahkan kamu masih tampak indah walaupun dilihat dari kejauhan. bukan cuma aku
sendiri, aku bersama banyak orang menyempatkan berhenti di bukit patuk, hanya
untuk mengagumimu. yah, mungkin aku yang terlalu berlebihan.
hampir malam di jogja, lampu-lampu juga sudah berkelip di
samping jalan. seakan memberi ucapan sampai jumpa untuk senja yang perlahan
memudar menjadi gelap. samar samar terdengar alunan musik dari musisi jalanan
yang mengantarkan datang nya malam. aku masih duduk di salah satu sudut kota.
tak terbayangkan bagaimana sedihnya dirimu, saat berbagai cobaan
datang menghampiri mu. saat semesta marah, kau selalu mencoba bangkit perlahan
lahan, ataupun saat ada orang orang yang mencoba berbuat nakal kepadamu kamu
masih mau menyambut mereka dengan keramah tamahanmu. hey, diam-diam aku iri
kepadamu.
terimakasih jogja untuk sejuta kenangan yang ada di kota ini.
kenangan bersama siapapun, akan sangat menyenangkan di kota ini, aku tak kan
pernah menyesal tinggal di kota ini, bahkan sejak kecil, dan aku akan selalu
mengagumimu, bahkan dari salah satu sudut kotamu. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar