Diingat atau tidak..

di masa itu, masih baru, sama-sama merasa asing
mencari pijak untuk dewasa, mungkin hanya mencari riang
ingat?

kita pernah selalu dalam tangis yang sama, atau menertawai sedih salah satu
untuk membangkitkan, bukan menambah haru
pernah hanya menjadi sahabat yang eksklusif, bukan karena derajat atau apapun itu
hanya karena tawa yang terlalu asing di kuping orang lain,
bukan menagis karena sedih, hanya terlalu terbahak akan hal jenaka
yang hanya kita paham,
itu dulu

sekarang, mau tidak mau, kita punya tanggung jawab lain bukan?
apa yang kemarin sudah menjadi kenangan sekarang?
semua tertalu enggan dijawab, saya hanya akan mengingat dan mendoakan
kita tidak perlu mengumbar peluk dan cium dalam persahabatan, tidak saling memuji, mungkin bisa juga menjatuhkan, tapi kenapa kita?
semoga kaki-kaki ini yang biasa beriring, akan tetap mendoakan dan memperhatikan, meski pada akhirnya harus saling menyerong ke sisi masing-masing

Tidak ada komentar:

Posting Komentar